Senin, 11 Februari 2013

letih..

Letih... Ku berdiri di tengah terik mentari, semenjak semangatku beranjak pergi entah meninggalkan aku atau ku buang dipersimpangan jalan kehidupan.

Letih... kenapa raga ini belum juga mati, sehingga jiwa ini terus meminta tuk beranjak pergi, menghakiri cerita hidup ini.

Aku pernah mencoba berlari meninggalkan kehidupan ini dengan menantang maut tapi kenapa sampai sekarang jiwa ini tak pernah meninggalkan raga ni.

Aku masih disini... Masih ada namun sebait kata pun tak pernah sempat ku buat, setiap hari ku hanya bisa bergelut dalam hati yang semakin terkikis.

Besok mungkin tak dapat ku ulang waktu lagi, mengulang waktu tuk curahkan hati dalam bentuk puisi dalam notes ini.

Nyataku tak pernah sempat tuk berbenah dalam kecamuk resah, gejolak perasaan selalu gelisah dalam ketidak pastian kenyataan yg aku dapat dari secarik kertas dari diagknosa.

Hingga sekali lagi di pagi ini kerinduan akan puisi menjadi curahan hati untuk mengisi hidup ini yang mungkin sebentar lagi akan terakhiri.

Entah sanggupkah aku tuk menghadap ILAHI atau aku enggan tuk beranjak pergi tuk mengakhiri cerita hidup bak panggung sandiwara ini.



Tidak ada komentar: